Kategori
Penyakit Wasir

Apa Akibat Jika Wasir Tidak Diobati?

Anda mungkin sudah tidak asing lagi dengan ambeien. Ya, penyakit yang dikenal dengan wasir atau hemoroid ini memang umum terjadi, terutama pada orang dewasa. Meski cukup umum, bukan berarti Anda boleh menyepelekannya. Bisa jadi komplikasi akan terjadi akibat ambeien tidak diobati. Memangnya, apa saja akibat atau komplikasi dari penyakit wasir? Simak ulasannya berikut ini.

Komplikasi ambeien atau penyakit wasir yang mungkin terjadi

Ambeien sebenarnya adalah pembengkakan pada pembuluh darah yang ada di sekitar anus. Penyebab dari wasir sangat beragam, umumnya karena adanya tekanan besar. Pada kasus ringan, penyakit ini bisa sembuh dengan sendirinya.

Namun, pada beberapa kasus bisa juga bertambah parah. Seiring waktu, komplikasi akan terjadi akibat ambeien yang semakin memburuk, di antaranya:

  1. Infeksi

Ada dua jenis ambeien yang perlu Anda ketahui, yakni ambeien luar dan dalam. Jenis ambeien luar atau hemoroid eksterna sering kali menyebabkan benjolan ambeien pecah. Kondisi ini akan menyebabkan wasir berdarah.

Rasa nyeri akan jadi lebih parah disertai dengan BAB berdarah. Jika tidak diobati, bekas pecahan ambeien yang menjadi luka terbuka akan mengundang bakteri.

Bakteri akan menjadikan luka tersebut sebagai rumah untuk berkembang biak. Jumlahnya yang tidak terkendali ini nantinya akan menyebabkan infeksi. Infeksi inilah yang menjadi salah satu bahaya akibat penyakit wasir akibat tidak diobati dengan benar.

Ambeien yang terinfeksi ini akan menimbulkan gatal luar biasa di anus, disertai dengan kemerahan, pembengkakan, dan demam. Tanpa perawatan, infeksi bisa menyebabkan abses (benjolan berisi nanah) atau kematian jaringan.

Dokter biasanya akan meresepkan antibiotik seperti doxycycline (Doxteric) untuk membunuh bakteri penginfeksi.

  1. Anemia

Meskipun jarang terjadi, situs Mayo Clinic menyebutkan bahwa anemia adalah salah satu komplikasi akibat ambeien yang tidak diobati.

Anemia menandakan tubuh kekurangan sel darah merah sehat yang membawa oksigen ke sel-sel tubuh. Bahaya penyakit wasir ini bisa saja terjadi akibat ambeien eksternal yang pecah dan mengeluarkan banyak darah.

Ketika anemia terjadi, seseorang akan mengalami kelelahan, pusing atau sakit kepala dan sesak napas. Dokter kemungkinan menerapkan dua perawatan sekaligus, yakni untuk mengatasi ambeien sekaligus anemia.

  1. Gumpalan darah

Selain bisa pecah, wasir luar juga bisa menyebabkan terbentuknya gumpalan darah. Adanya penggumpalan darah bisa menimbulkan rasa gatal parah pada anus dan nyeri seperti ditusuk-tusuk jarum.

Tentunya, gejala ini bisa mengganggu aktivitas, terutama ketika Anda duduk, mengangkat barang, dan bergerak aktif. Bahaya ambeien ini bisa diobati dengan mengempeskan gumpalan darah dan mengeringkannya.

Prosedur ini dikenal dengan thrombectomy, dilakukan dengan anestesi lokal. Waktu paling efektif melakukannya yaitu 72 jam setelah gumpalan darah terbentuk.

  1. Prolaps

Akibat ambeien internal tidak diobati dengan benar, prolaps bisa terjadi. Prolaps menandakan bahwa benjolan wasir yang ada di dalam, keluar dari anus. Bahaya dari komplikasi penyakit wasir ini adalah rasa nyeri yang sangat parah saat duduk dan buang air besar. Bahkan, bisa memicu terbentuknya gumpalan darah.

Jika kondisi ini sudah terjadi, dokter akan merekomendasikan pengobatan berupa ligasi pita karet yaitu Menempatkan pita karet di benjolan ambeien untuk menghambat sirkulasi sehingga benjolan akan menyusut.

Selain itu, ada pula prosedur sclerotherapy yaitu menyuntikkan cairan kimia khusus ke benjolan wasir sehingga benjolan menyusut. Dokter juga dapat merekomendasikan tindakan koagulasi yaitu mengempiskan benjolan wasir dengan bantuan sinar laser, infrared, atau sinar panas.

Terakhir, rekomendasi yang dapat diberikan dokter yaitu operasi pengangkatan jaringan ambeien di sekitar usus.

  1. Strangulasi ambeien

Stangulasi dapat terjadi akibat ambeien yang tidak diobati dengan tepat. Kondisi ini menandakan suplai darah ke ambeien yang bermasalah terputus, sehingga akan menimbulkan rasa sakit yang tidak tertahankan.

Penyumbatan aliran darah terjadi akibat adanya pembengkakan dan pengerutan pembuluh darah oleh otot sfingter di sekitar anus.

Mengapa komplikasi ambeien bisa terjadi?

Ambeien merupakan penyakit yang bisa disembuhkan. Namun, di sisi lain juga bisa kambuh kapan saja. Semakin sering kambuh, kemungkinan besar bisa menimbulkan komplikasi.

Komplikasi akibat ambeien juga bisa terjadi akibat Anda tidak mengobati ambeien dengan perawatan yang tepat. Padahal Anda bisa mengoleskan salep antigatal dan radang, minum obat pereda nyeri seperti acetaminophen, dan minum obat pencahar untuk meredakan sembelit.

Selain pengobatan yang tidak tepat, bahaya komplikasi penyakit ambeien juga bisa terjadi akibat beberapa faktor pemicu, di antaranya:

Kurang konsumsi makanan berserat

Serat menjadi salah nutrisi penting yang diperlukan tubuh. Salah satu fungsinya adalah membantu melunakkan feses. Jika Anda kurang mengonsumsi makanan berserat, seperti sayur dan buah, sembelit bisa terjadi. Ini akan membuat Anda mengejan saat BAB dan memperparah gejala ambeien.

Malas gerak

Mungkin Anda tidak menyadari, bahwa akibat kebiasaan malas gerak, komplikasi ambeien bisa terjadi. Pasalnya, kebiasaan duduk berlama-lama bisa memberikan tekanan besar pada anus. Di samping itu, kebiasaan buruk ini juga bisa menyebabkan usus bergerak lebih lambat dan memicu terjadinya sembelit.

Kebiasaan merokok

Kebiasaan buruk ini bisa memperburuk kesehatan pembuluh darah. Efeknya ini juga memengaruhi pembuluh darah yang ada di sekitar anus. Jika Anda sudah punya ambeien, gejalanya mungkin akan jadi semakin parah dan menyebabkan prolaps.

Berat badan berlebihan dan mengangkat benda berat

Tidak menjaga porsi makan bisa membuat berat badan semakin bertambah. Hal ini bisa memberikan banyak tekanan pada anus Anda. Efeknya ini tidak jauh berbeda ketika Anda mengangkat beban berat.

BACA JUGA: PERAWATAN ALAMI UNTUK MENGATASI WASIR