Gejala Pertama Sipilis

Gejala Pertama Sipilis – Mengetahui gejala awal penyakit sipilis sangatlah penting, karena menjadi suatu patokan penyakit apa yang sedang dialami dan sebagai langkah pertama untuk melakukan pengobatan atas gejala yang dialami, Penyakit Sipilis adalah suatu penyakit yang sebagian besar di derita oleh seseorang yang aktif dalam pergaulan bebas seksual, mengapa demikian?, karena rute penularan dan penyebabnya melalui hubungan seksual pastinya.

Sipilis atau raja singa adalah penyakit kelamin yang disebabkan oleh bakteri treponema pallidum yang masuk kedalam tubuh kita melalui kulit dan selaput lendir mulut,vagina. yang kemudian bercampur dengan darah, ketika bakteri trepolema pallidum menginfeksi maka akan sampai ke-kelenjar getah bening terdekat dan kemudian masuk melalui pembuluh darah. sipilis bisa menginfeksi janin selama dalam kandungan yang kemudian dapat membuat janin menjadi cacat bahkan meninggal dalam kandungan, Ada beberapa macam cara penularan yang menyebabkan menularnya penyakit sipilis antara lain :

  1. kontak langsung dengan penderita jika seseorang mempunyai luka
  2. Berciuman (dengan pertukaran air liur)
  3. Hubungan seksual berupa anal, oral atau vagina
  4. Berbagi alat bantu seks
  5. Penularan dari ibu ke bayi selama kehamilan atu melahirkan
  6. Berbagi jarum atau peralatan lainnya untuk penggunaan narkoba

Gejala Sipilis Pertama mungkin muncul pada 10 hari hingga 90 hari setelah terinfeksi bakteri Treponema, biasanya timbul lesi kecil yang tidak menimbulkan rasa sakit pada bagian tubu, Dalam perkembanganya, berbagai penelitian melihat bahwa Sifilis ini tidak termasuk salah satu penyakit yang berbahaya. Akan tetapi, bila tidak segera diobati dmaka penyakit ini akan menjalar kemana mana dan menimbulkan penyakit yang berbahaya bisa muncul karena Penyakit Sipilis menyerang sistem kekebalan manusia.

GEJALA PENYAKIT SIPILIS

Gejala penyakit sipilis dapat terlihat setelah beberapa minggu bakteri treponema pallidum masuk kedalam tubuh. gejala dan tingkatan tersebut antara lain :

  • Fase Primer – Biasanya dalam fase ini gejala yang ditimbulkan adalah luka pada alat kelamin dan di sekitar mulut. Luka yang terjadi berbentuk seperti gigitan serangga tapi tidak menimbulkan rasa sakit. Pada tahap ini, jika orang yang terinfeksi berhubungan seksual dengan orang lain, penularan sangat mudah terjadi. Luka ini bertahan selama 1-2 bulan. Pada akhirnya, lesi ini akan sembuh tanpa meninggalkan bekas.
  • Fase Sekunder – muncul sekitar 1–6 bulan (rata-rata sekitar 6–8 minggu) setelah infeksi pertama, ada beberapa manifestasi yang berbeda pada stadium kedua ini. Suatu ruam kemerahan bisa saja timbul tanpa disertai rasa gatal di bagian-bagian tertentu,seperti telapak tangan dan kaki, atau area lembab, seperti skrotum dan bibir vagina. Selain ruam ini, timbul gejala-gejala lainnya, seperti demam, pembesaran kelenjar getah bening, sakit tenggorokan, sakit kepala, kehilangan berat badan, nyeri otot, dan perlu diketahui bahwa gejala dan tanda dari infeksi kedua sipilis ini juga akan bisa hilang dengan sendirinya, tapi juga perlu diingat bahwa ini bukan berarti sipilis hilang dari tubuh Anda, tapi infeksinya berlanjut hingga stadium laten.
  • Fase Laten adalah stadium di mana jika diperiksa dengan tes laboratorium, hasilnya positif, tetapi gejala dan tanda bisa ada ataupun tidak. Stadium laten ini juga dibagi sebagai stadium awal dan akhir laten. Dinyatakan sebagai sipilis laten awal ketika sipilis sudah berada di dalam badan selama dua tahun atau kurang dari infeksi pertama dengan atau tanpa gejala. Sedangkan sipilis laten akhir jika sudah menderita selama dua tahun atau lebih dari infeksi pertama tanpa adanya bukti gejala klinis. Pada praktiknya, sering kali tidak diketahui kapan mulai terkena sehingga sering kali harus diasumsikan bahwa penderita sudah sampai stadium laten.
  • Fase Tersier  – Jika infeksi tidak diobati, sipilis akan berkembang ke tahapan akhir, yaitu sipilis tersier. Pada tahap ini, infeksi bisa memberi efek yang serius pada tubuh. Beberapa akibat dari infeksi pada tahapan ini adalah kelumpuhan, kebutaan, demensia, masalah pendengaran, impotensi, dan bahkan kematian jika tidak ditangani.
 Apa Bahayanya?
Penyakit Sifilis bisa menyebabkan kerusakan organ-organ tubuh seperti syaraf, otak, otot, tulang, mata, serta organ bagian tubuh yang lainnya, Bahkan jika sudah parah dapat menyebabkan kematian pada penderita, Penyakit sipilis ini memang tidak boleh dianggap ringan, karena menyerang sistem kekebalan penderita sehingga tubuh akan mudah terkena penyakit dan bertambah parah karena infeksi dari bakteri penyebab penyakit ini menyebar keseluruh tubuh dengan begitu cepat.
Untuk pengobatan dan informasi lebih lanjut mengenai gejala sipilis baca juga sumber utamanya>> Gejala Sipilis