Berbagai Pilihan Obat Wasir Rekomendasi Dokter

Ambeien atau wasir adalah kondisi di mana pembuluh darah pada area sekitar anus mengalami pembengkakan. Jika Anda mengalami sulit bab yang disertai dengan bab berdarah, dan juga timbulnya benjolan yang disertai rasa tidak nyaman atau nyeri, kemungkinan besar Anda menderita wasir atau ambeien.

Penyebab sebenarnya dari wasir atau ambeien masih belum jelas. Tapi pada kebanyakan kasus yang ada, diperkirakan ada kaitan kuat dengan meningkatnya tekanan dalam aliran darah di dalam atau di sekitar anus yang disebabkan oleh konstipasi, kehamilan, dll.

Wasir yang dipicu oleh konstipasi bisa ditangani melalui usaha-usaha untuk membuat tinja menjadi lunak dan BAB secara teratur. Salah satunya adalah dengan meningkatkan asupan serat di dalam menu makanan.

Beberapa sumber serat yang baik adalah biji-bijian utuh, misalnya gandum, sereal, buah, dan sayuran.

Usaha untuk membuat tinja lebih lunak juga bisa melalui minum banyak air dan menghindari konsumsi minuman berkafein, seperti teh, kopi, dan minuman soda. Rutin berolahraga juga membantu mencegah konstipasi.

Setelah mencukupi kebutuhan serat, penanganan wasir berikutnya adalah dengan menjalani perilaku yang tepat ketika BAB, yaitu:

  • Jangan menahan atau menunda buang air besar, karena penundaan ini dapat membuat tinja menjadi keras dan kering, sehingga sulit untuk dikeluarkan.
  • Hindari mengejan saat buang air besar, kebiasaan ini dapat memperparah wasir.

Wasir bisa menghilang dengan sendirinya dalam beberapa hari dengan meningkatkan konsumsi serat pangan, minum air putih yang cukup dan di dukung dengan gaya hidup yang baik seperti di atas.

Namun, pengobatan tetap dibutuhkan untuk mengurangi rasa tidak nyaman atau jika dirasa wasir menjadi semakin parah. Beberapa obat – obatan yang biasa direkomendasikan oleh dokter untuk mengatasi wasir meliputi:

1. Obat Pereda Nyeri

Beberapa obat pereda nyeri, seperti paracetamol dan ibuprofen, bisa Anda andalkan untuk membantu meredakan rasa sakit akibat ambeien. Kedua jenis obat ini dapat Anda temukan dengan mudah karena dijual bebas di apotek atau toko obat terdekat.

Akan tetapi, bila Anda mengalami perdarahan anus yang berlebihan, sebaiknya hindari konsumsi ibuprofen dan obat NSAID lainnya terlebih dahulu. Alih-alih meringankan nyeri, obat golongan NSAID tersebut justru dapat memperparah perdarahan dan membuat Anda semakin tidak nyaman.

Perlu dicatat juga bahwa obat pereda nyeri ini hanya boleh dikonsumsi selama beberapa hari saja. Pasalnya, salah satu efek sampingnya dapat membuat kulit sekitar anus dan punggung Anda terasa sedikit panas dan sensitif. Maka itu, pastikan Anda mematuhi aturan minum dan dosis obat yang diberikan.

2. Krim Kortikosteroid

Bila rasa nyeri akibat ambeien semakin meradang dan menjalar ke punggung, segera konsultasikan ke dokter. Dokter biasanya akan meresepkan krim kortikosteroid yang mengandung steroid, hormon yang dapat menekan reaksi imun dan mempersempit jaringan hemoroid alias ambeien.

Sama seperti obat pereda nyeri sebelumnya, obat ambeien jenis ini hanya boleh digunakan selama satu minggu. Efeknya pun sama, penggunaan krim kortikosteroid yang terlalu lama dapat membuat kulit di sekitar anus semakin tipis dan memperparah iritasi.

Sebelum menggunakan krim ini, pastikan Anda sudah membersihkan area anus dengan tisu bayi bebas pewangi secara perlahan. Setelah itu, cukup oleskan sedikit krim kortikosteroid pada kulit luar anus (bukan di dalam). Jika digunakan secara rutin, cara ini dapat membantu meringankan gatal dan melancarkan buang air besar.

3. Obat Pencahar (Laksatif)

Sulit mengejan akibat sembelit (konstipasi) dapat membuat ambeien jadi terasa semakin sakit. Sebagai solusinya, mintalah obat pencahar dari dokter untuk meredakan gejalanya. Obat pencahar atau laksatif bekerja efektif dengan melancarkan gerakan usus dan mempercepat pengosongan usus. Dengan begitu, tekanan pada anus dapat berkurang dan mencegah ambeien kambuh lagi.

Selain dengan obat pencahar, minum suplemen serat juga memberikan manfaat yang sama, yaitu membantu melunakkan feses dan mengurangi tekanan mengejan saat buang air besar. Contohnya psyllium (Metamucil) atau methylcellulose (Citrucel).

Jika gejala ambeien tak kunjung mereda atau bahkan semakin memburuk setelah menggunakan obat ambeien, segera konsultasikan ke dokter. Dokter mungkin akan menyarankan Anda untuk menjalani prosedur operasi guna menyembuhkan ambeien hingga tuntas.

Obat Wasir Herbal De Nature

Selain menggunakan obat wasir yang diresepkan oleh dokter di atas, terdapat juga obat herbal dari De Nature sebagai alternatif pengobatan wasir yang Anda alami. Lebih aman dan tidak menimbulkan efek samping yang berbahaya bagi tubuh.

Obat wasir de nature terbuat dari bahan herbal alami 100% seperti ektrak daun ungu, mahkota dewa, kunyit putih, minyak zaitun, dan daun binahong. Dimana dari beberapa kandungan tersebut telah teruji dan terbukti cukup ampuh untuk mengobati wasir tanpa operasi.

Sekedar informasi untuk kenyamanan konsumen, bahwa produk dari perusahaan kami ini sudah memiliki:

  • Punya ijin resmi perusahaan dari kementrian kesehatan
  • Ijin BPOM, yang artinya sudah lulus uji stabilitas produk
  • Sertifikat halal MUI, sehingga kehalalannya bisa di pertanggungjawabkan
  • Sertifikat ISO, dimana mutu dan kualitas produk sudah berstandar internasional
  • Apoteker yang berpengalaman
  • Sudah melewati proses sortir bahan baku, guna menjaga mutu produk
  • Proses produksi sesuai alur CPOTB (Cara Pembuatan Obat Tradisional Yang Baik Dan Benar)
Obat Wasir Herbal De Nature

Harga Rp. 395.000 (Belum termasuk ongkir ke alamat)

Informasi lebih lanjut mengenai obat wasir herbal de nature bisa kunjungi official website klik link berikut ini www.ambejoss.org

Informasi pemesanan dan konsultasi gratis silahkan hubungi 081 272 630 412 (Aktif WhatsApp).

Selain melakukan pengobatan, penderita juga disarankan untuk menghindari beberapa pantangan makanan dan minuman yaitu seperti makan-makanan yang pedas, makanan bersantan, makanan yang mengandung minyak berlebih, asam, serta minum-minuman beralkohol, minuman bersoda dan minuman yang berkafein. Hal ini di karenakan dapat menyebabkan sembelit atau konstipasi.

Sebaliknya penderita wasir sangat di rekomendasikan untuk meningkatkan konsumsi serat pangan seperti buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian dan minum air putih yang cukup.

Melakukan olahraga ringan seperti joging atau senam juga disarankan untuk membantu mencegah konstipasi dan mengurangi tekanan pada pembuluh darah. Berolahraga juga membantu menurunkan kelebihan berat badan atau obesitas yang menjadi salah satu faktor memunculnya penyakit wasir.

Baca Juga Artikel Lainya: